Changing
Kabut mengawali pagi
Terus menebal hingga hanya embun yang menemani
Cahaya matahari enggan menyaingi
Hingga akhirnya embun pun menguap pergi
Untungnya kabut pun mengikuti
Matahari mulai memuntahkan sinarnya
Panas, terik, dan menyilaukan
Tapi tak semuanya
Awan mendung datang
Ingin diakui bahwa matahari tak mampu menembus titik-titik air yang terkumpul
Tapi titik-titik itu belum bertransformasi menjadi air hujan
Senja masih cerah
Bahkan sangat indah
Merah, jingga, biru di sela-sela cakrawala putih
Bulan pun mulai ingin menampakkan keanggunanya
Bintang mencoba menemaninya dalam kelam
Tapi mereka tak kunjung datang
Awan mendung jugalah yang menghalangi
Kini tak diurungkan lagi
Air turun dengan deras
Langit menangis
Disertai teriakan-teriakan guntur
Dan temaram kilat
Namun sekarang tenang…. sepi…
Tanpa kilat, guntur, hujan, bulan, atau pun bintang…
More Than Survive
angin itu berhembus lebih kencang
setiap hari tak mungkin akan terus bertahan
mengurungku di suatu tempat yang ku anggap melindungi
mencoba meruntuhkannya
kadang ingin ku keluar
menantang dinginnya angin itu
merasakan hembusannya yang kuat
bertahan untuk tidak terbang bersamanya
tapi….
sebenarnya aku ingin ikut terbang
melihat yang tak pernah ku lihat
merasakan yang dulu ingin ku rasa
tapi apakah angin akan membawaku ke tempat itu???
apakah angin hanya akan membawa ku terbang tinggi untuk sesaat
dan menghempaskan ku kembali???
Uncategorized | Comment (0)Untitled
duduk diantara guyuran hujan
mencari kehangatan yg tersisa dari cerita yg tertinggal
melihat batas yang mulai kabur
batas yang mulai berbayang
mencoba untuk membuatnya kembali jelas
kembali tak terbias
karena walaupun matahari itu ku kejar
semua akan tetap sama
bumi akan tetap berotasi pada sumbunya
tak akan ada yang berbeda
kalaupun aku menjauhinya
mungkin akan gelap, tapi mungkin gelap lebih baik
terang terlalu menyilaukan
malam akan membuatku lebih waspada
lebih akan mendengar suara yang tak terdengar
musik gemerisik daun kering yang terinjak
irama tiupan angin yang ingin melepaskan daun dari pohonnya
tapi aku kadang takut dengan kelam
takut cahaya tak kan datang lagi
lentera kan menghilang
dan bayang-bayang akan kembali muncul
dan mungkin semua hilang dan melebur dengan hilangnya terang
melebur bersama gelap
Uncategorized | Comment (1)